Laporan dari Jerman: Terpana, Lalu Menikmatinya…


Pengalaman di Borussia Dortmund

Untuk umum sepak bola Jerman, Borussia Dortmund yaitu satu diantara club yang mempunyai sarana pengembangan sepak bola paling baik di Jerman. Tempat latihan Dortmund ada di daerah terpencil di kota Dortmund, sekitaran 15 menit dari Signal Iduna Park. Tempatnya sejuk, tenang serta indah.

Saya, serta rombongan, diterima satu diantara staf pelatih, Marvin Boakye. Marvin adalah pelatih yang spesial mengatasi pengembangan pemain berbasiskan data, yakni memakai tehnologi yang dimaksud Footbanaut.

Menurut Marvin, Footbanaut bisa mengkaji kekurangan seseorang pemain. Hasil dari semua jenis simulai pelajari itu jadi referensi menu latihan sang pemain.

Footbanaut melatih pergerakan, ketepatan, memperluas jarak pandang serta melatih insting dari seseorang pemain. Tehnologi itu masih tetap tidak sering dipakai di sepak bola karna nilai investasinya yang cukup mahal. Ingin tahu berapakah?. Yup, angkanya ada di level 1, 5 juta euro atau hampir sejumlah Rp25, 5 miliar

Menurut Marvin, cuma ada tiga tempat atau club yang mempunyai Footbanaut, yakni di Dortmund, Hoffenheim serta satu sarana di Qatar. Hal itu buat saya terasa khusus karna dapat lihat dan menjajal Footbanaut.

Sama dengan club Jerman yang lain, Borussia Dortmund mempunyai akademi sepak bola yang mumpuni. Mereka mempunyai tim U-11 sampai U-19. Diluar itu, sarana latihan di Dortmund yaitu satu diantara yang paling baik di Jerman.

Sayangnya, saya tidak diijinkan lihat sarana latihan mereka dengan komplit. Selepas dari tempat latihan Borussia Dortmund, perjalanan berlanjut ke Signal Iduna Park untuk lihat isi dari stadion itu.


Signal Iduna Park

Signal Iduna Park adalah stadion paling besar di Jerman. Stadion itu bisa menyimpan sekitaran 81. 000 pemirsa di kompetisi domestik serta 65. 000 di kompetisi internasional dan kompetisi antarklub Eropa.

Menurut tur guide kami, Medina, jumlah itu berlainan karna UEFA serta FIFA mempunyai ketentuan spesifik, yakni dilarangnya tempat melihat berdiri di stadion.

Jadi, tiap-tiap kompetisi Liga Champions serta pertandingan internasional, Borussia Dortmund mesti melepas besi di tribune berdiri mereka supaya tidak tidak mematuhi ketentuan dari UEFA serta FIFA.

Satu ruang yang paling populer di Signal Iduna Park yaitu Sudtribune atau South Bank. Ruang itu adalah tempat dari pendukung garis Dortmund yang sebagai kreatif dengan koreagrafinya. Nama tenarnya yaitu ‘The Yellow Wall’.

Menurut Medina, mencari ticket kompetisi Borussia Dortmund yaitu hal yang tidak mungkin. Ticket begitu susah di cari hingga umumnya ada yang perlu menanti sampai 14 th. dalam waiting daftar. Dapat dipikirkan bagaimana kecintaan supporter pada Borussia Dortmund kan?

Akhir dari tour di Signal Iduna Park sekalian akhiri rangkaian perjalanan saya di Jerman. Kami bertolak ke Dusseldorf International Airport untuk menaiki pesawat yang membawa kami kembali pada negara semasing.

Sudah pasti, waktu si burung besi mengangkat roda ke tempatnya, dahaga saya telah hilang, walau tidak 100 %. Paling tidak Jerman sudah memberi pelajaran bernilai bagaimana mengelola satu unit sepak bola dari semua bagian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *